Selasa, 04 Juni 2013

Mau Berhasil? Berhenti Buat Alasan

Terlalu sering mungkin rekan-rekan sekalian mendengar keluhan dari teman atau siapapun yang ingin melakukan sesuatu, namun sampai sekarang tak kunjung melakukannya. Ada saja alasan yang dikemukakan. Mau mulai bisnis tapi tak punya modal. Mau usaha, tapi tak tahu mau usaha apa. Mau berdagang tapi beralasan tak punya waktu. Mau jualan tapi takut tak laku, dan segala macam alasan yang mungkin terlalu sering kita dengar.
Saran saya, berhentilah membuat alasan dan mulai ACTION!
Kalau ada orang yang mengatakan pada anda bahwa dia sangatlah sibuk atau alasan lainnya, yakinlah bahwa itu hanyalah pembenaran yang dilakukan untuk membenarkan kemalasannya. Membuat alasan adalah cara termudah untuk membenarkan rasa malas itu.
Padahal coba anda lihat orang-orang yang anda anggap sukses. Coba lihat apa yang mereka lakukan. Mereka pasti melakukan apa yang harus mereka lakukan. Seorang pebisnis pasti berbisnis, seorang pedagang pasti berdagang, seorang atlet pasti berlatih. Dan itu yang mereka lakukan dari waktu ke waktu. Tanpa perlu alasan, tanpa rasa malas.
Memang lebih mudah membuat alasan dibanding untuk ACTION. Lebih enak untuk bersantai daripada kerja keras. Tapi orang yang ingin berhasil pasti akan lebih memilih ACTION dibanding menuruti rasa malas.
Mungkin ada yang berkata,“Itu dia sukses, tapi kok santai-santai saja Pak.” Saran saya jangan lihat seperti apa dia sekarang, tapi lihat butiran keringat yang telah dia peras bertahun-tahun sebelumnya. Telusuri jejak-jejak ACTION-nya di masa lalu sampai berhasil seperti sekarang.
Jadi, jika anda ingin sesuatu, ACTION-kan sampai itu berhasil. Jalan terus!
Orang yang sukses itu tidak membuat alasan, tidak mengeluh. Ketika dia menemui tembok besar menghadang di depan, orang yang sukses akan menggunakan kreativitasnya untuk menemukan solusinya, dan bukan mencari alasan.
Ayo berhentilah membuat alasan, dan mari ACTION!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar